Menganalisa Website “LAZADA Indonesia”

Hai semua, di tulisan saya kali ini saya akan menganalisa website “LAZADA” Toko Online Terbesar di Indonesia. Di tulisan ini saya akan membahas beberapa topik, yaitu:

  1. Penjelasan LAZADA Indonesia
  2. AIDA LAZADA
  3. User Interface
  4. User Experience

So, kita mulai aja ya…

LAZADA Indonesia

logo-lazada-hi-resLAZADA Indonesia adalah pusat belanja online yang menawarkan berbagai macam jenis produk mulai dari elektronik, buku, mainan anak dan perlengkapan bayi, alat kesehatan dan produk kecantikan, peralatan rumah tangga, dan perlengkapan travelling ataupun olahraga. LAZADA Indonesia didirikan pada tahun 2012 dan merupakan salah satu cabang dari jaringan retail online LAZADA di Asia Tenggara.

Group LAZADA International di Asia Tenggara terdiri dari LAZADA Indonesia, LAZADA Malaysia, LAZADA Vietnam, LAZADA Thailand, LAZADA Filipina. Jaringan LAZADA Asia Tenggara merupakan cabang anak perusahaan jaringan perusahaan internet Jerman Rocket Internet.

AIDA LAZADA

AIDA merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan action. AIDA itu sendiri pun banyak digunakan oleh pemasar dalam komunikasi mereka untuk menarik prospek untuk melakukan pembelian dan pengambilan tindakan yang diinginkan.

  • ATTENTION: Tahap ini merupakan tahap dimana customer menyadari mengenai keberadaan produk-produk yang disediakan oleh LAZADA. Sebelumnya, LAZADA telah melakukan research mengenai keinginan customer melalui apa saja yang sering mereka butuhkan atau yang mereka cari di kolom search. Bagi yang memiliki aplikasi LAZADA pada handphone, biasanya akan menerima notifikasi penawaran produk-produk baru, sehingga pelanggan tertearik untuk menulusuri lebih lanjut.
  • INTEREST: Tahap ini merupakan tahap dimana Customer merasa tertarik dengan produk yang ditawarkan maupun produk yang tersedia di dalam website. LAZADA memberikan informasi yang jelas mengenai produk yang di tawarkan pada laman detail produk. LAZADA pun bukan hanya memiliki situs resmi tetapi mereka juga memiliki blog resmi, dan fanpage facebook sehingga customer merasa dekat dengan LAZADA dan informasi yang mereka dapatkan juga membuat customer tertarik.
  • DESIRE: Tahap ini merupakan tahap dimana memberikan penawaran kepada customer, sehingga customer memiliki keinginan untuk membeli produk yang LAZADA tawarkan. Dalam situs resmi LAZADA, terdapat iklan yang muncul berisikan “Seller Pilihan Peralatan Rumah UP TO 70% OFF” , “Fashion Termodis diskon Hingga 73%” dan lain-lain. Dengan adanya iklan tersebut, LAZADA membuat customer memiliki hasrat untuk membeli produk tersebut. LAZADA juga memberikan kemudahan kepada customer yaitu pengiriman gratis, sistem pembayaran online yang lengkap, pengembalian gratis, layanan konsumen yang baik dan garansi komitmen.
  • ACTION: Tahap ini merupakan tahap dimana customer akan memustuskan untuk melakukan pembelian terhadap produk-produk yang dianggap sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka.

USER INTERFACE:

LAZADA Indonesia memiliki tampilan awal website atau situs resmi yang menyediakan banyak menu pilihan. Selain itu juga terdapat menu pencarian atau search agar customer bisa mendapatkan apa yang diinginkan. LAZADA Indonesia menyediakan beraneka macam, mulai dari fashion, peralatan rumah tangga, peralatan elektronik dan lain-lain. Dalam situs resmi tersebut juga terdapat menu yang lengkap mulai dari produk yang tersedia, metode pembayaran dan proses pengiriman. Warna yang ditampilkan pada situs resmi LAZADA bernuansa biru dan orange yang terkesan simple dan elegan.

USER EXPERIENCE:

Website atau situs resmi yang ditampilkan oleh LAZADA sangat mudah digunakan. Ketika kita mengunjungi website tersebut, kita dapat memilih produk-produk yang tersedia secara spesifik. LAZADA pun mengetahui bahwa masyarakat Indonesia senang akan produk-produk sale, oleh sebab itu dalam website LAZADA hampir semua produk dijual dengan harga yang disudah di potong. Selain itu, untuk memesan produk-produk yang tersedia di LAZADA sangatlah mudah dan disertai juga oleh metode pembayaran yang lengkap. Disaat kita ingin melihat produk tersebut, terdapat pula detail produk dan gambar produk tersebut bahkan terdapat juga hasil review para pembeli.

Demikian tulisan saya mengenai Menganalisa Website “LAZADA Indonesia”. Selamat membaca, semoga bermanfaat. Have a nice day:)

Display Advertising and Customer Acquisition

Hallo semua, apa kabar? Hari ini saya akan membahas tentang Display Advertising & Customer Acquisition. Apa sih Display Advertising & Customer Acquisition itu? So, kita mulai aja yaa…

Display Advertising

Semua pengguna internet pasti pernah melihat bentuk periklanan tersebut. Hanya saja mungkin belum akrab dengan istilah Display Advertising. Pernahkah anda melihat banner iklan mobil saat membaca situs berita favorite dari laptop? Itulah contoh Display Advertising, yaitu menampilkan iklan gambar di website yang dikunjungi oleh pelanggan potensial. Dalam definisi sederhana Display Advertising adalah bentuk periklanan yang menampilkan objek visual seperti teks, gambar, logo, video, ataupun audio. Tujuan utama dari Display Advertising adalah untuk mengirim iklan umum dan pesan merk kepada pengunjung situs.

Customer Acquisition

Customer Acquisition adalah proses membujuk konsumen untuk membeli jasa atau perusahaan. Biaya yang terkait dalam proses perolehan pelanggan yang merupakan suatu langkah penting bagi sebuah bisnis adalah untuk mengevaluasi berapa banyak nilai yang biasanya setiap pelanggan miliki membawa ke bisnis. Atau dalam definisi sederhana Consumer Aquisition adalah mendapatkan konsumen baru, tahapan pertama bagi sebuah bisnis yang baru saja ada dan ingin mengembangkan diri terutama untuk sebuah bisnis kecil.

Consumer Aquisition selalu menjadi tujuan paling penting dalam peluncuran produk baru dan dalam memulai bisnis baru.

Demikian tulisan saya mengenai Display Advertising & Customer Acquisition. Selamat membaca, semoga bermanfaat. Have a nice day:)

Online Video Marketing (Going Viral)

Hallo semua, kali ini saya akan membahas tentang sebuah online video marketing yang menjadi perbincangan banyak orang, saya mengambil contoh online video marketing campaign dari Coca-Cola yang berjudul “Coca-Cola Happiness Machine”

Video ini begitu viral pada awal diunggahnya ke dunia digital, dan banyaknya simbol-simbol yang terdapat dalam video tersebut menyiratkan banyak makna. Coca-cola Happiness Machine juga berhasil menyabet 2 penghargaan. Webby Awards pada tahun 2011 dan CLIO Awards pada tahun 2010 dalam kategori Online Commercials. Coca-Cola Happiness Machine juga masuk dalam kategori 10 iklan terbaik Coca-Cola .

Video “Coca-Cola Happiness Machine” mendapat 820,000 view pada 10 hari pertama di Youtube, dengan referral hanya dari akun twitter dan facebook resmi Coca-Cola. Dalam video yang berdurasi 2 menit ini bercerita tentang sebuah Vending Machine Coca-Cola yang ditaruh di St John’s University di New York yang memberikan kebahagiaan kepada para mahasiswa disana dengan mengeluarkan benda-benda diluar minuman Coca-Cola seperti bunga, pizza, sandwich super besar, balon dan kacamata. Selain itu tentu saja Coca-Cola dengan berbagai ukuran, jumlah dan kejutan penyajian.

Melalui video ini, Coca-Cola berhasil menyampaikan pesan sesuai dengan kampanye “Open Happiness” yang membuat orang diseluruh dunia berhenti sejenak untuk refresh dengan “Membuka Kebahagiaan” melanjutkan kehidupan masing-masing dengan sederhana dan penuh kesenangan.

Besarnya dampak yang diciptakan Coca-Cola dengan kampanye “Open Happiness” menunjukkan Coca-Cola sukses menyentuh hati para konsumen.

Coca-Cola juga mengetahui resep agar setiap kampanye yang dilakukan dapat jaminan viral. Mereka tahu resep content social media yang luar biasa.

Tema kebahagiaan yang ditanamkan Coca-Cola menjadikan mereka salah satu perusahaan besar di dunia. Coca-Cola telah berhasil menciptakan hubungan yang erat bukan dari kualitas produk mereka melainkan dari cinta dan kesetiaan yang diberikan oleh Coca-Cola melalui komunikasi pemasaran.

Saya sendiri pun menyukai viral marketing video ini karena unik, membuat orang yang menonton video ini terbawa suasana menjadi senyum ataupun tertawa, dan yang menonton video ini pun merasa seperti mereka yang berada di dalam video tersebut.

coke1

Demikian tulisan saya mengenai Online Video Marketing (Going Viral) dari Coca-Cola yang berjudul “Coca-Cola Happiness Machine” Selamat membaca, semoga bermanfaat… Have a nice day:)

Business Model (Pariwisata)

Hallo semua, di post pertama ini saya akan menjelaskan tentang Business Model about Pariwisata (Dufan). Tapi sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu Model Bisnis?

Secara ringkas Model Bisnis merupakan alat bantu yang menjelaskan bagaimana suatu organisasi menciptakan, memberikan dan menangkap suatu nilai tambah (value). Kita memerlukan alat ini untuk memberikan pandangan yang menyeluruh akan proses bisnis yang kita akan rencanakan, atau bahkan menjelaskan bisnis yang sedang berjalan. Banyak bisnis yang baru mulai dan mengalami banyak kendala selama operasionalnya. Model bisnis bisa membantu kita menganalisa masalah dan mencari solusinya. Pada Business Model Canvas ada sembilan kotak yang merepresentasikan elemen kunci yang secara umum akan ada pada semua model bisnis.

Berikut merupakan topik yang akan saya bahas yaitu sembilan elemen kunci beserta penjelasannya tentang pariwisata (Dufan):

dufanCustomer Segment
– All Age
– Tourist
– Adventures
– Family

Value Proposition
– Entertaint
– Experience
– Food and Beverage
– Merchandise
– Photo

Channel
– Website
– Billboard
– Television Ads
– Radio Ads

Customer Relationships
– Feedback
– Social Media (mengupload foto dan di tag di Dufan atau diberikan location di Dufan)

Revenue Streams
-Photo (Sales)

Key Resources
– Technology Infrastructure
– Global Fulfillment

Key Activities
– Fulfillment
– Development and Maintance

Key Partners
– Sales Promotion (Teh botol)
– Content Partner

Cost Structure
– General and Administration
– Marketing and Sales
– Research and Development

Oke, demikian tulisan saya mengenai Business Model dan 9 elemen kunci Business Model Canvas. Selamat membaca, semoga bermanfaat. Have a nice day:)